Info Sekolah
Senin, 23 Feb 2026
  • ~ ~ Welcome to Al-Amanah International College (AIC) Pesantren Modern Al-Amanah Junwangi 4, Kras Kediri Jawa Timur Indonesia ~ ~ Excellent International Islamic College for a Glorious Future ~ ~
  • ~ ~ Welcome to Al-Amanah International College (AIC) Pesantren Modern Al-Amanah Junwangi 4, Kras Kediri Jawa Timur Indonesia ~ ~ Excellent International Islamic College for a Glorious Future ~ ~
24 November 2025

TRANSFORMASI DIRI, RAIH MIMPI MENUJU MASA DEPAN GEMILANG MELALUI  USBU’ TA’ARUF di AIC

Sen, 24 November 2025 Dibaca 1x Blog / Kesiswaan / Kunjungan / Pendidikan / Teknologi

Mentari pagi di awal bulan Juli 2025 bersinar cerah, menyambut gelombang energi baru di AIC. “Usbu’ Ta’aruf” atau biasa yang dikenal dengan istilah Pekan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) telah tiba, bukan sekadar ajang perkenalan biasa, melainkan sebuah gerbang transformatif yang dirancang untuk membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai luhur sesuai visi dan misi AIC. Dari gerbang utama, tampak raut wajah penuh antusiasme bercampur sedikit rasa gugup dari para santri baru, siap menyelami pengalaman yang akan mengukir jejak tak terlupakan dalam perjalanan pendidikan mereka.

Hari-hari “Usbu’ Ta’aruf” di AIC dibuka dengan suasana khidmat, di mana setiap pagi para santri berkumpul untuk Pendalaman Materi Al-Qur’an. Di bawah bimbingan para ustaz dan ustazah, mereka tidak hanya diajak melancarkan bacaan, tetapi juga meresapi makna ayat-ayat suci, menguatkan fondasi spiritual yang menjadi pilar utama visi AIC dalam mencetak generasi Qur’ani. Suara lantunan ayat-ayat suci memenuhi aula, menciptakan atmosfer ketenangan dan kekhusyukan, menandai komitmen AIC terhadap pendidikan agama yang mendalam.

Tak berhenti di situ, wawasan global pun turut diasah melalui sesi Pendalaman Materi Bahasa Arab dan Inggris. Dengan metode interaktif dan menyenangkan, para santri diajak untuk tidak hanya menguasai tata bahasa, tetapi juga berani berkomunikasi dalam dua bahasa internasional tersebut. Percakapan ringan dalam Bahasa Arab dan Inggris mulai terdengar di sela-sela istirahat, menunjukkan betapa cepatnya mereka menyerap ilmu, sejalan dengan misi AIC untuk menghasilkan individu yang cakap berbahasa dan berdaya saing global.

Aspek khas AIC sebagai lembaga pendidikan berbasis pesantren semakin diperkuat melalui Penguatan Materi Kepesantrenan. Melalui ceramah inspiratif, diskusi kelompok, dan simulasi kehidupan pesantren, para santri dikenalkan pada adab, akhlak, serta tradisi keilmuan Islam yang kaya. Mereka belajar tentang pentingnya tawaduk, kesederhanaan, dan semangat belajar yang tidak pernah padam, membentuk identitas santri yang berpegang teguh pada nilai-nilai agama.

Salah satu kegiatan yang paling menyentuh hati adalah momen ketika para santri diajak untuk memahami Urgensi Ziarah ke Makam Para Ulama besar di Kediri, di antaranya makam Syaikh Washil dan makam Gus Miek. Ziarah ini bukan sekadar kunjungan fisik, namun lebih pada penanaman rasa hormat dan penghargaan terhadap jasa-jasa para pendahulu yang telah berjuang menyebarkan ilmu dan agama. Melalui kisah-kisah teladan para ulama, mereka diajarkan untuk meneladani semangat keilmuan, kesabaran, dan pengabdian, mengukuhkan mata rantai keilmuan yang tidak terputus.

Disiplin dan kekompakan juga menjadi fokus penting dalam “Usbu’ Ta’aruf”. Melalui Pelatihan Baris Berbaris (PBB) yang kita datangkan pelatih langsung dari Koramil , para santri dilatih untuk bergerak serentak, memupuk kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerjasama tim. Langkah-langkah tegap dan seruan aba-aba yang lantang mencerminkan semangat kebersamaan dan ketertiban yang menjadi ciri khas santri AIC, mempersiapkan mereka menjadi pribadi yang tangguh dan teratur.

Di tengah padatnya jadwal, AIC juga menyisipkan kegiatan yang mengasah kepekaan terhadap lingkungan dan potensi kewirausahaan. Sebuah Kunjungan Budidaya Tanaman Anggrek menjadi oase yang menyegarkan. Di sana, para santri belajar tentang keindahan alam, proses budidaya, hingga potensi ekonomi dari tanaman anggrek. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru tentang botani, tetapi juga menumbuhkan apresiasi terhadap lingkungan dan memicu ide-ide kreatif, selaras dengan visi AIC untuk mencetak generasi yang inovatif dan peduli.

AIC bukan hanya tentang perkenalan, melainkan sebuah proses holistik yang mengintegrasikan spiritualitas, intelektual, karakter, dan kepedulian sosial. Setiap kegiatan dirancang untuk menanamkan benih-benih kebaikan, membentuk pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi masyarakat. Ketika pekan MPLS berakhir, para santri baru AIC tidak hanya membawa pulang kenangan, tetapi juga bekal berharga yang akan membimbing mereka dalam menapaki perjalanan pendidikan di AIC, menjadi generasi penerus yang unggul dan berintegritas.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Lokasi